Sabtu, 19 Januari 2013

Informasi vs Intelijen

Dalam bahasa Indonesia, sering kita dengar istilah intelijen, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, intelijen adalah kata benda yang berarti orang yg bertugas mencari (mengamat-amati) seseorang atau orang dari dinas rahasia

Sedangkan dalam bahasa Inggris, menurut English Oxford Dictionaries, intelligence adalah sebuah kata benda yang memiliki arti : "kemampuan untuk memperoleh dan menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan atau sekumpulan informasi yang memiliki nilai ekonomi, militer ataupun politik".

Burung Hantu Pengendali Hama Tikus


Burung Hantu dianggap menyeramkan bahkan sering dianggap membawa sial. Di beberapa tempat burung ini diburu habis karena masyarakat tidak ingin tertimpa kemalangan ataupun ingin mendapat keuntungan finansial dari burung eksotik ini.

Burung Hantu adalah burung predator yang ganas yang struktur tubuhnya membuatnya mampu selalu mengejut mangsanya. Burung Hantu mampu mendeteksi mangsa dari jarak jauh. Burung ini pun mampu terbang cepat dengan sunyi sehingga mangsanya bisa saja tidak tahu apa yang menerkamnya. Tetapi burung ini tidak berbahaya bagi manusia, justru sebenarnya membantu mengendalikan sejumlah hama, seperti tikus yang sangat merugikan manusia.
Kemampuannya untuk mendeteksi mangsa dari jarak jauh dan kemampuannya menyergap dengan cepat tanpa suara serta sifatnya sebagai hewan nocturnal (mencari makan di malam hari) membuatnya menjadi predator ideal untuk tikus-tikus.

Kiamat 2012, Kalender Maya (2)

Seperti sudah disampaikan dalam posting sebelumnya bahwa para ahli di badan-badan antariksa dunia tidak ada yang menemukan Nibiru bahkan sesuatu pun yang mendekati deskripsi Nibiru. Lalu bagaimana dengan Kalender bangsa Maya yang katanya meramalkan bencana di akhir tahun 2012?

BANGSA MAYA
Bangsa Maya adalah salah satu dari bangsa-bangsa yang berperadaban cukup maju ketika bangsa Eropa datang ke benua Amerika. Bangsa Maya telah mengenal bahasa tulisan yang tertata dengan sangat baik, matematika yang maju, dan arsitektur yang cemerlang. Bangsa Maya juga merupakan salah satu bangsa yang cukup awal mengenal angka nol, bahkan ketika bangsa Eropa masih berkutat dengan kerumitan sistem angka Romawi.

Bangsa Maya menggunakan sistem angka berbasis 20 (sedangkan angka yang umum kita pakai menggunakan sistem berbasis 10).  Sehingga penambahan digit dalam baris angka baru terjadi ketika digit sebelumnya melewati hitungan 19, jadi bangsa Maya mengenal 19 lambang berbeda untuk sistem angka mereka (kita cuma mengenal 9 lambang).

Bangsa Maya juga mengenal sejumlah sistem kalender. Untuk kegiatan sehari-hari digunakan kombinasi kalender Matahari untuk kegiatan sehari-hari dan Kalender Upacara untuk kegiatan keagamaan.  Ada hal khusus dalam sistem kalender Maya ini, yaitu siklusnya sangat panjang, sehingga nama suatu hari/tanggal yang sama tidak akan berulang dalam waktu dekat (dalam sistem kalender kita, tanggal dan hari yang sama akan berulang dalam setahun). Siklus kombinasi Kalender Matahari dan Kalender Upacara tadi menghasilkan suatu siklus sepanjang 52 tahun.

Kiamat 2012, Nibiru (1)

Sekarang tahun 2013, ada baiknya kita mengangkat lagi kisah heboh ini untuk menjadi pelajaran bahwa sesuai dengan ajaran agama Islam, kiamat adalah rahasia Tuhan, sebagaimana kematian seseorang, tidak ada yang mengetahuinya kapan terjadinya. Hanya sebagaimana kematian seseorang, tanda-tandanya bisa kita lihat tapi kita tidak bisa memastikan bahwa seseorang yang sudah memiliki tanda-tanda tersebut pasti akan mati pada waktu tertentu.

Mari kita mulai dengan cerita Cerita ini dimulai dengan klaim Zecharia Sitchin dalam novel-novelnya mengenai peradaban kuno Mesopotamia, bahwa Nibiru adalah planet yang ditemukan oleh bangsa Sumeria, yang sedang dalam perjalanan menghampiri bumi. Dalam salah satu bukunya, Twelfth Planet (Planet ke-12) yang diterbitkan tahun 1976, dia mengidentifikasikan Nibiru sebagai planet yang mengorbit matahari yang akan menghampiri bumi setiap 3600 tahun. Dongeng bangsa Sumeria ini juga berisi kisah tentang astronot purbakala yang berkunjung ke bumi yang berasal dari bangsa angkasa luar yang disebut Anunnaki.

Free as in Free Speech ...

Open source atau free software belakangan ini semakin menarik perhatian. Walaupun masih sering terjadi salah persepsi mengenai arti “Free” itu sendiri, bahwa “Free” berarti serba gratis, padahal di website GNU sebagai salah satu acuan lisensi di dunia Free Software dinyatakan bahwa “Free” yang dimaksud adalah Bebas bukan Gratis. Menurut istilah mereka Free in Free Software is, Free as in Free Speech not Free Beer.

Sebuah perangkat lunak mungkin saja diberikan gratis, tetapi hal tersebut tidak secara otomatik menjadikan perangkat lunak tersebut sebuah perangkat lunak bebas (Free Software), begitu pula sebaliknya sebuah perangkat lunak bisa saja dijual dengan harga mahal tetapi jika pembeli mendapatkan hak dan kewajiban sebagaimana prinsip-prinsip Free Software maka perangkat lunak tersebut adalah Free Software.

Kenapa Pajajaran Tidak Membangun Ibukota di Jakarta?

Ketika Jakarta banjir besar hari-hari ini, saya sempat melontarkan pernyataan (atau tepatnya pertanyaan atau rasa penasaran), "Jangan-jangan Jakarta memang tidak layak untuk menjadi ibukota, itulah kenapa kerajaan-kerajaan kuno di wilayah ini tidak membangun ibukota di sini". Pernyataan itu disebabkan oleh beberapa fakta yang saya tahu bahwa kontur muka bumi dari Bogor (tempat hulu Sungai Ciliwung, salah satu sungai utama Jakarta) ke Jakarta cukup curam sehingga air dari hulu akan langsung tumpah ke daerah hilir. Kemudian, posisi permukaan laut Teluk Jakarta yang lebih tinggi dari daratan juga mendorong saya untuk mencurigai hal (kenapa kerajaan-kerajaan kuno tidak membangun di sini) tersebut.

Katulampa

Katulampa adalah nama sebuah bendung di daerah Katulampa, Bogor, Jawa Barat. Nama Katulampa selalu menjadi populer di musim penghujan. Ketinggian air di sini menjadi peringatan bagi kota Jakarta mengenai banjir yang akan dialaminya.

Ya, Katulampa adalah bagian dari sistem peringatan dini untuk bencana banjir di kota Jakarta. Sistem peringatan dini, tidak lebih. Jadi tidak benar bahwa Katulampa memiliki fungsi menahan terjangan air dari hulu agar hilir tidak banjir, Katulampa akan melewatkan seberapapun besar air yang mengalir.

Sepinggang, Sedada, Sepaha

Beberapa hari ini Jakarta dihantam bencana banjir. Media massa pun ramai memberitakannya. Ada beberapa celetukan lucu dari kawan-kawan, dan saya juga geli mendengarnya, yaitu mengenai laporan kedalaman banjir. Para reporter di lapangan selalu melaporkan bahwa banjir telah mencapai mata kaki, selutut, sepaha, sepinggang dan seterusnya. Atau ditambah keterangan agak rinci seperti sepinggang saya (maksudnya si reporter) atau sepinggan orang dewasa. Pertanyaannya adalah darimana kita tahu tinggi badan si reporter sehingga kita tahu sepinggang itu sebenarnya setinggi apa? Atau sepinggang orang dewasa juga menghasilkan pertanyaan, orang dewasa dengan tubuh seperti apa?