Tapi, walaupun membuat tersenyum, sepertinya itu adalah sesuatu yang normal. ingat bahwa di beberapa daerah di Indonesia pun sampai sekarang masih menggunakan ukuran seperti pikul, tumbak/tombak dan sejenisnya untuk menyebutkan ukuran suatu barang. Saya ingat bahwa di suatu tempat, masyarakat sekitar justru bingung jika diminta menyebutkan ukuran luas tanah dengan meter, tapi mereka dengan fasih bisa menentukan apakah sebidang tanah itu setumbak atau dua tumbak. Jadi secara spontan manusia lebih mudah menyebutkan dimensi suatu barang dengan membandingkannya dengan sesuatu yang dia kenal. Entah dengan membandingkannya dengan benda lain ataupun dengan bagian-bagian tubuh manusia (benda yang pasti ada di sekitar manusia).
Soal ukuran dengan tubuh ini, mungkin kita ingat satuan seperti sejengkal, sehasta, sedepa dan seterusnya? Nah terlihat bukan bahwa spontanitas membandingkan dengan benda yang dikenal itu sudah ada dari dulu. Lalu kita lihat sistem satuan Imperial (British Imperial Units), salah satu sistem pengukuran yang banyak dipakai selain sistem Metrik. Sistem Imperial ini menurut beberapa literatur mengambil ukuran dari benda-benda sekitar bahkan ada yang bilang dari ukuran bagian tubuh raja ketika satuan ini ditetapkan secara resmi.
Menurut salah satu dokumen kuno Kerajaan Inggris, The Composition of Yards and Perches, tertulis,
"Telah ditetapkan bahwa satu inch adalah sepanjang 3 butir barley kering dan bulat, 12 inch membentuk 1 kaki, 3 kaki membentuk 1 yard, 5,5 yard membentuk 1 perch, dan panjang 40 perch dan lebar 4 perch membentuk 1 acre".Terlihat bahwa butiran barley menjadi dasar pembuatan satuan tersebut. Butiran barley yang mana? Tentu saja barley yang dipilih kerajaan pada saat satuan tersebut diundangkan. Ada juga dokumen kuno lain yang menyatakan bahwa 1 yard adalah sehastanya tangan Raja.
Seandainya kerajaan-kerajaan kuno Indonesia masih berdiri hingga sekarang sepertinya ukuran-ukuran seperti Imperial System itu tentu masih ada. Ingat kata pikul, tumbak dan sebagainya itu tidak berbeda jauh dengan cara Imperial System dibangun. Hanya saja di Inggris sana hal tersebut distandardisasi dan kerajaannya masih hidup sampai sekarang.
Jadi, tidak ada yang salah menyatakan suatu ukuran dengan sepaha, sepinggang dan lain-lain. Yang masalah adalah itu paha siapa? atau itu pinggan siapa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar